Kisah satu-satunya peneliti AI asal Indonesia di markas Google DeepMind

22 tayangan 7 bulan yang lalu News
WhatsApp

Pada 2013, seorang mahasiswa di Bandung, Adhiguna Kuncoro menulis skripsi tentang kecerdasan buatan (AI). Saat itu, dia menganggap ilmu AI layaknya fiksi ilmiah.

Skripsi itu membawa Adhiguna ke jantung perkembangan AI di dunia: Oxford hingga Carnegie Mellon di Pennsylvania.

Sejak 2017, Adhiguna menjadi satu-satunya peneliti asal Indonesia di markas Google DeepMind di London.

Adhiguna ikut mengembangkan Natural Language Processing (NLP), yang membuat chatbot seperti Gemini mampu memahami dan merespons bahasa manusia.

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Lanjutkan langkah kariermu

Berhasil